top of page

Jenis Gigi Berlubang yang Harus Diwaspadai & Solusi Permanen dengan Dental Implant

  • Gambar penulis: Vincent Gunawan
    Vincent Gunawan
  • 19 Agu
  • 3 menit membaca
jenis gigi berlubang

Gigi berlubang adalah salah satu masalah kesehatan mulut yang paling sering ditemui di Indonesia. Meski terlihat sepele, kerusakan ini dapat berkembang menjadi kondisi serius jika dibiarkan tanpa penanganan. Memahami jenis gigi berlubang yang ada akan membantu Anda mengenali gejala sejak awal dan mengambil langkah tepat untuk mencegah kerusakan.


Sebagai klinik gigi modern di Tangerang, Aesthetics Dental Care (ADC) menyediakan layanan lengkap mulai dari pencegahan, penambalan, hingga pemasangan dental implant bagi gigi yang sudah tidak dapat diselamatkan. Namun, sebelum membahas keunggulan ADC, mari kita kenali jenis-jenis gigi berlubang terlebih dahulu. 



Apa Itu Gigi Berlubang?


Gigi berlubang atau karies gigi terjadi ketika lapisan enamel terkikis oleh asam yang dihasilkan bakteri dalam plak. Plak terbentuk dari sisa makanan, terutama gula, yang tidak dibersihkan secara menyeluruh. Dalam jangka waktu tertentu, asam ini mengikis enamel, membentuk celah kecil yang berkembang menjadi lubang.


Jika kerusakan berlanjut hingga mencapai dentin atau pulpa, nyeri hebat, pembengkakan, dan risiko kehilangan gigi dapat meningkat. Memahami jenis gigi berlubang dan tahap perkembangannya menjadi langkah penting agar perawatan bisa dilakukan sebelum kerusakan semakin parah.


Jenis Gigi Berlubang yang Perlu Diwaspadai


jenis gigi berlubang

Kerusakan gigi tidak selalu terlihat jelas pada awalnya, tetapi setiap jenisnya memiliki karakteristik dan risiko tersendiri. Berikut beberapa jenis yang patut diwaspadai:


  1. Gigi Berlubang di Permukaan Halus (Smooth Surface Cavity)


Karies gigi terbentuk di sisi gigi, terutama di area yang sulit dijangkau seperti sela-sela gigi. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kebersihan gigi yang kurang optimal dan jarang menggunakan dental floss. Perkembangannya memang cenderung lambat, tetapi jika dibiarkan, kerusakan dapat menjalar hingga dentin.


  1. Gigi Berlubang di Permukaan Kunyah (Pit and Fissure Cavity)


Sering ditemukan pada anak-anak dan remaja, terutama di gigi geraham dengan lekukan dalam. Lekukan ini menjadi titik rawan penumpukan sisa makanan dan plak. Jika kebersihan gigi tidak terjaga, lubang dapat terbentuk lebih cepat.


  1. Gigi Berlubang di Akar Gigi (Root Cavity)


Gigi berlubang di akar gigi umum terjadi pada orang dewasa atau lansia yang mengalami penurunan gusi. Bagian akar gigi tidak dilapisi enamel sehingga lebih rentan terhadap kerusakan. Jenis ini sering berkembang cepat dan berisiko membuat gigi tidak dapat diselamatkan.


Risiko jika gigi berlubang tidak segera ditangani:


  • Infeksi dan pembengkakan yang dapat berkembang menjadi abses gigi.

  • Kehilangan gigi permanen, yang dapat memengaruhi fungsi kunyah dan penampilan.

  • Potensi komplikasi kesehatan serius seperti endokarditis akibat penyebaran infeksi.

  • Gangguan makan dan tidur akibat nyeri gigi berkepanjangan.


Dental Implant: Solusi Permanen untuk Gigi Hilang


Jika kerusakan gigi sudah mencapai tahap akhir hingga harus dicabut, dental implant dapat menjadi pilihan pengganti gigi yang paling mendekati fungsi dan tampilan alami.


Keunggulan Dental Implant di klinik Gigi ADC Tangerang:


  • Hasil alami: Menggunakan crown berbahan Zirconia yang menyerupai bentuk dan warna gigi asli. 

  • Menjaga struktur rahang: Membantu mencegah penyusutan tulang rahang akibat kehilangan gigi.

  • Tahan lama: Dengan perawatan yang tepat, dapat bertahan seumur hidup.

  • Nyaman & minim rasa sakit: Proses dilakukan dengan teknologi modern dan anestesi lokal untuk kenyamanan pasien.


Selesaikan Masalah Gigi Berlubang Anda dengan Solusi Terbaik dari ADC


jenis gigi berlubang

Mengetahui jenis gigi berlubang sejak awal memberi peluang besar untuk mencegah kerusakan yang lebih serius. Namun, jika gigi sudah rusak total atau hilang, memilih solusi pengganti yang tepat menjadi langkah penting demi menjaga kesehatan mulut dan kualitas hidup. 


Dental implant hadir sebagai pilihan permanen yang mampu memulihkan fungsi kunyah sekaligus estetika senyum Anda.


Kenapa Memilih Dental Implant di Klinik Gigi ADC Tangerang?


  • Dokter berpengalaman di bidang implantologi dan estetika gigi

  • Didukung teknologi digital canggih untuk diagnosis dan pemasangan yang presisi

  • Perawatan personal sesuai kebutuhan pasien

  • Lokasi klinik strategis dan nyaman di BSD, Tangerang


Aesthetics Dental Care Tangerang siap membantu Anda mendapatkan kembali fungsi kunyah dan senyum percaya diri. Jadwalkan konsultasi Anda sekarang dan temukan solusi terbaik untuk kebutuhan perawatan gigi Anda. Info lengkap tersedia di layanan Dental Implant ADC melalui website resmi kami. 


FAQ


  1. Apakah semua gigi berlubang perlu dicabut?


Tidak semua. Jika lubang masih kecil atau sedang, gigi bisa ditambal atau dirawat saluran akarnya. Pencabutan dan pemasangan dental implant direkomendasikan untuk gigi yang rusak parah.


  1. Apakah pemasangan dental implant sakit?


Tidak. Prosedur dilakukan dengan anestesi lokal dan teknologi modern, sehingga Anda tetap nyaman selama tindakan berlangsung.


  1. Berapa lama waktu penyembuhan setelah implantasi gigi?


Rata-rata 3–6 bulan, tergantung kondisi tulang rahang dan kebiasaan perawatan pasien pasca prosedur.


  1. Apakah hasil dental implant bisa bertahan lama?


Ya. Dengan perawatan yang tepat, dental implant bisa bertahan puluhan tahun bahkan seumur hidup.


  1. Kapan waktu yang tepat untuk memasang dental implant setelah gigi dicabut?


Idealnya, dental implant dapat dipasang segera setelah pencabutan jika kondisi tulang dan gusi mendukung. Namun, pada beberapa kasus, dokter mungkin menyarankan menunggu beberapa bulan untuk memastikan penyembuhan optimal.

 
 
bottom of page